BMT TUMANG Salurkan Bantuan Bencana Bagi Korban Tanah Longsor

Puncak musim penghujan yang terjadi akhir-akhir ini mengakibatkan beberapa wilayah di Indonesia rawan bencana alam. Seperti banjir atau tanah longsor, tak terkecuali yang terjadi di Kabupaten Boyolali, khususnya di Dukuh Kujon, Desa Wonodoyo, Kecamatan Cepogo, Boyolali, Jawa Tengah.

Hujan yang terus mengguyur ditambah struktur tanah yang labil menjadikan tanah di beberapa desa menjadi longsor. Adalah Ngatimin, warga Dukuh Kujon, Desa Wonodoyo, Kecamatan Cepogo inilah salah seorang yang terdampak dari bencana tanah longsor tersebut. Di mana talut pembatas miliknya ambrol, ikut terbawa arus air yang deras sehingga menimpa teras rumah tetangga. Ditaksir kerugian dari bencana tersebut mencapai puluhan juta rupiah. “Mulanya kami tidak mengira jika intensitas hujan yang tinggi ini akan menjadikan talut kami ambrol,” ujarnya.

Nah, sebagai bentuk solidaritas dan rasa empati terhadap musibah yang melanda Ngatimin tersebut, BMT TUMANG, khususnya Divisi Baitul Maal memberikan sejumlah bantuan. Menurut Manager Baitul Maal BMT TUMANG, Jumali, bantuan bencana yang diberikan merupakan wujud kepedulian lembaga dan berharap bisa meringankan beban bagi yang tertimpa musibah. “Ini wujud tanggung jawab moral kami kepada warga yang terkena musibah bencana alam. Sekali pun bantuan kami tidak besar, namun setidaknya bisa meringankan beban mereka,” katanya.

Sementara, bantuan bencana sendiri merupakan bagian dari program berkesinambungan BMT TUMANG yang akan terus bergulir dengan misi murni karena alasan kemanusiaan. (Syafangat)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top