KSPPS BMT TUMANG Feat MIM BANDUNG BEJI

 

“AJANG KREASI RA, TK, & PAUD”

15 Maret 2018. Sebuah cakrawala  berfikir dan berkreasi terbuka. Terwujud dalam sebuah “Ajang Kreasi RA, TK, & PAUD” di MIM Bandung Beji. KSPPS BMT TUMANG dengan Baitul Maalnya yang telah berkomitmen untuk peduli dalam dunia pendidikan, turut serta menyukseskan ajang tersebut. Berkolaorasi dengan para pahlawan tanpa tanda jasa MIM Bandung Beji, “Ajang Kreasi RA, TK, & PAUD” telah berhasil terlaksana.

Ratusan siswa dan orangtua wali berkumpul memadati MIM Bandung Beji untuk mengikuti acara. Tak kalah sigap, seluruh guru-guru pun ikut serta berkolaborasi dalam kepanitian menyajikan ajang yang berkualitas ditengah kesederhanaan. KSPPS BMT TUMANG cabang Andong bersama Baitul Maal BMT TUMANG pun turut bergegas tak mau ketinggalan menyaksikan kemeriahan acara ini.

Pukul 06.00 WIB tim Baitul Maal BMT TUMANG sudah bergegas menuju lokasi yang direncanakan. 1 jam lamanya perjalanan ditempuh menggunakan sepeda motor menuju lokasi, menembus riuh pikuknya jalanan, dan membelah angin dingin yang masuk menyentuh kulit. Sesampainya di Kantor Cabang Andong, tak butuh waktu lama tim KSPPS BMT TUMANG Cabang Andong segera mempersiapkan diri. Perjalanan menuju lokasi dimana anak-anak shaleh dan shaleha ini berkreasi segera ditempuh. Alhamdulillah, tim KSPPS BMT TUMANG sampai di MIM Bandung Beji tepat pada waktunya.

Ajang kreasi kali ini dimeriahkan dengan penampilan keren rebana siswa-siswi MIM Bandung Beji. Usia muda dan tubuh munyil mereka serempak menabuh rebana, diikuti dengan suara sendu yang merdu, terasa seperti melihat konser Raihan. Sontak seluruh hadirin menatap kepanggung menyaksikan, generasi shaleh jaman now ini beraksi. Sesekali terdengar sorak gembira, dan tepuk tangan dari para penonton karena takjub dan terhibur dengan penampilan mereka.

Ada 3 pertandingan pada ajang kreasi ini, Fasion Show, Mewarnai dan Tahfidz Qur’an. Ketiganya dilaksanakan pada waktu yang bersamaan namun pada tempat yang berbeda. Dipanggung utama, terlihat adik adik kecil yang polos ini berjalan dengan anggunnya. Sesekali mereka melambaikan tangan dan tersenyum sambil melirik kearah penonton yang melihatnya. Tak jarang juga, beberapa anak menangis karena malu bercampur takut. Akhirnya, ada beberapa yang didampingi temannya, da nada beberapa yang harus terjatuh dalam pelukan ibu nya. Begitu lah anak-anak kecil dengan keluguan dan kepolosannya.

Disebelah panggung ada 2 ruang kelas yang di gunakan untuk lomba mewarnai. Tampak wajah serius dan focus dari para santri-santri cilik ini. Mereka mewarnai layaknya seorang pelukis ulung. Dengan krayon nya, mereka berkreasi sesukanya. Tampak dari gambar-gambar yang diwarnai coretan-coretan tak beraturan. Mungkin ini yang dsebut dengan lukisan abstrak anak.

Pada kelas didepan panggung, terdengar sayup-sayup lantunan ayat-ayat suci al-Qur’an. Ternyata sedang terlaksana sebuah lomba hafidz cilik. Suara munyil nya, dan raut wajah polos menambah takjub setiap yang melihat dan mendengar aksi mereka. Walaupun tinggi badan tak sampai 1 meter, tangan munyil menggenggam mike, mata mereka tertuju ke depan dengan pandangan kosong, namun lantunan ayat suci al-Qur’an mampu menggetarkan jiwa dan menambah rindu pada Rasullah shallahu a’laihi wa sallam.

Akhirnya terpilihlah mereka cendikiawan muda islam MIM Bandung Beji, menjadi juara. Lomba Fashion; juara pertama Delima Sakti Sejati; kedua Nafis dan  Ketiga Feruzca Leady Picesa. Lomba mewarnai, juara pertama Asgina; kedua, Syaqif Almumantas, dan ketiga, Fatimah.  Lomba hafaln srt pndk & doa”. Juara pertama, Al Ghazali; kedua Rizal, dan ketiga Berlians Azka. Semoga ke Sembilan anak ini menjadi anak yang cerdas, dan teguh memegang keislamannya. Aamiin…

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top