Gelar Pelatihan Jurnalisitik, KSPPS BMT TUMANG Ingin Majalah yang Berkarakter

Pada Selasa (7/2), KSPPS BMT TUMANG menyelenggarakan pelatihan jurnalistik bersama dengan Lembaga Pelatihan Jurnalistik Solopos (LPJS). Pelatihan yang diselenggarakan di kantor pusat KSPPS BMT TUMANG, Jln. Boyolali-Semarang KM 01, Penggung, Boyolali ini dihadiri oleh pengelola Baitul Mal se-Soloraya. Dalam pelatihan yang dijadwalkan selama satu hari, para peserta dibekali dengan materi dasar jurnalistik, manajemen hingga simulasi rapat redaksi.

Materi-mareri tersebut bertujuan agar para peserta dapat mengelola media komunitas, baik itu media cetak maupun internet. Hingga sesi pelatihan selesai, peserta diharapkan dapat berdakwah melalui lisan dan juga tulisan.

Adib Zuhairi selaku Direktur Utama KSPPS BMT TUMANG dalam sambutannya menyampaikan, “Melalui pelatihan ini kita belajar untuk lebih profesional.” Dia meyakini bahwa jika media dikelola dengan baik dan benar maka media itu dapat menjadi iklan bagi lembaga. Melalui media, segala kegiatan BMT dapat diketahui oleh pembaca yang terdiri dari masyarakat umum. Ditambahkan pula oleh Adib “Majalah tidak boleh asal cetak, asal jadi.” Agar tidak asal-asalan maka pelatihan ini dianggap sangat perlu untuk diselenggarakan.

Terlihat antusiasme peserta sangat tinggi terhadap pelatihan ini. Hal itu dapat dilihat dari jumlah peserta yang melebihi kuota yang telah ditentukan oleh pihak panitia. Hanifah, selaku panitia acara menyampaikan ” Kuota yang kami sediakan hanya untuk 20 orang saja namun tadi pagi (sebelum acara berlangsung) masih ada peserta yang memaksa untuk tetap ikut hadir”. Atas permintaan itu maka pihak panitia pun masih mempersilakan agar tetap ikut hadir.

Dalam sesi diskusipun, terhitung lebih dari lima peserta yang mengajukan pertanyaan. Salah satunya adalah Iksan dari KSPPS BMT TUMANG. Iksan bertanya, “Bagaimana agar majalah yang kita terbitkan, memiliki karakter khusus seperti yang ada di majalah lain?” Pertanyaan itupun direspon dengan baik oleh LPJS dengan menjelaskan bahwa majalah yang baik adalah majalah yang mempunyai visi misi yang jelas. Selain itu juga, majalah harus mengetahui karakteristik dari pembacanya.

Sehingga dengan pelatihan ini, diharapkan BMT memilki media yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat pada umumnya dan anggota pada khususnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top