BMT MPD Lampung dan Jawa Barat Kunjung BMT TUMANG

Beberapa waktu lalu, BMT TUMANG mendapat kunjungan istimewa dari beberapa pengurus dan pengelola BMT MPD Jawa Barat dan Lampung. Kunjungan tersebut bukan saja dalam rangka untuk menjalin silaturahim sebagai sesama pejuang keuangan syariah. Namun juga dalam rangka saling bertukar ilmu dan pengalaman.

Dalam kesempatan tersebut, Adib Zuhairi, S.Sos, M.Si selaku direktur utama BMT TUMANG mengatakan bahwa keunjungan pengurus dan pengelola BMT MPD Jawa Barat dan Lampung adalah bagian dari upaya menjalin persatuan antar penggerak sistem keuangan syariah. Karena hanya dengan saling menyokong itulah pesatuan dan kesatuan lembaga keuangan syariah bisa terwujud. Perjuangan lembaga keuangan syariah, lanjut Adbi, ke depan tidaklah mudah. Penuh tantangan dan problematika yang rumit. “Kunjungan ini adalah bagian untuk mempererat jalinan silaturahim sesama pejuang keuangan syariah agar perjuangan lebih kuat,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu pula Adib juga mengucapkan terima kasih atas dipercayanya BMT TUMANG sebagai lembaga percontohan. “Sebuah kepercayaan besar ketika BMT TUMANG dijadikan sebagai tempat studibanding. Semoga tidak menjadikan kami merasa berbangga diri dan merasa lembaga paling besar,” ujarnya.

Sementara itu, Dedi Juardi mewakili BMT Al Amanah Sumedang Jawa Barat mengaku senang dan terkesan dengan BMT TUMANG. Bukan saja dari sistem internal yang sudah komplit dan terbentuk rapi. Namun juga daya dukung Sumber Daya Insani (SDI) yang mumpuni di bidangnya. “Saya lihat BMT TUMANG diisi oleh SDI yang kompeten di bidangnya masing-masing. Ini bagus untuk dicontoh. Sebab, tentangan ke depan akan semakin berat, karenanya membutuhan SDI yang pas dan berkualitas,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Ahmad Musbikhin dari BMT Assyafiiyah Lampung. Menurutnya, perkembangan dan kemjuan BMT TUMANG dengan telah memiliki cabang 16 adalah torehan prestasi besar yang layak dijadikan contoh bagi BMT yang lain di Indonesia. “Kami mendapat banyak manfaat dari kunjungan ini. Semoga, kami bisa mengadopsi keberhasilan-keberhasilan BMT TUMANG di lembaga keuangan kami masing-masing,” tandasnya.

Adapun dalam kunjungan tersebut di pihak BMT TUMANG dihadiri oleh segenap pengawas dan pengurus, juga jajaran direksi. Selain acara ramah tamah, kunjugan tersebut juga diisi dengan beranjangsana ke Desa Tumang. Desa yang menjadi tempat lahirnya BMT TUMANG yang terkenal sebagai sentra kerajinan logam.

Siti Lukmananti, dari BMT Assyafiiyah Lampung mengaku terkesan dengan aktivitas produksi dan karya-karya pengrajin tembaga di Desa Tumang. “Ini kali pertama saya berkunjung di Desa Tumang. Bagus. Menginspiras,” katanya.

Pun halnya yang disampaikan Ernawati dari BMT Al Amin, Sumedang. “Desa yang ramah, penuh kreativitas, dan penuh inovasi. Spiritnya perlu dicontoh,” ujarnya. Ketertarikan mereka pun diwujudkan tidak sekadar dalam bentuk sanjungan, namun juga memborong beberapa produk kerajinan.

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top