Dakwah BMT Melalui Program MKU

Membangun Keluarga Utama (MKU) merupakan salah satu pilot project Perhimpunan BMT Indonesia dengan tujuan untuk membangun pondasi keluarga anggota BMT agar kuat secara akidah, mulia akhlaknya dan memiliki kemanfaatan di masyarakat. Selain itu, dengan program MKU ini diharapkan hubungan emosional antara lembaga BMT dengan para anggotanya senantiasa terjalin dengan baik.

Melalui kegiatan dalam bentuk  pemberian tausiyah dan ramah tamah dengan para anggota, program MKU diproyeksikan memiliki misi spiritual dan sosial. Misi spiritual memiliki makna bahwa para anggota diajak untuk senantiasa memiliki ‘kedekatan’ dengan Allah SWT. Sementara misi sosial, para anggota diarahkan untuk menjalin hubungan dengan sesama melalui akhlak yang mulia.

Di BMT TUMANG sendiri program MKU telah berjalan di enam cabang. Dan seiring dengan berjalannya waktu, program MKU akan menyeluruh di semua cabang. Program MKU BMT TUMANG di Cabang Salatiga, Al Hidayah misalnya. Program MKU yang dipusatkan di Dukung Kaliajeng, Getasan ini sudah berjalan secara rutin. Dengan anggota kurang lebih 20-an, kajian MKU terjadwal setiap lapanan (35 hari) dengan sistem bergilir di rumah masing-masing anggota.

Pun hal nya dengan kajian MKU yang berada di BMT Tumang Cabang Andong. Kajian MKU yang terpusatkan di Masjid Al Makmur, Kalangan tersebut juga terjadwalkan setiap lapanan dengan prioritas anggota BMT TUMANG.

Adib Zuhairi, Direktur Utama BMT TUMANG dalam suatu kesempatan mengatakan bahwa program MKU merupakan bagian dari proyeksi besar PBMTI dalam melakukan pembinaan akidah dan akhlak para anggota BMT. Juga dalam melanggengkan hubungan atau kedekatan lembaga dengan para anggota BMT. “Ini bagian dari upaya pembinaan ruhani sekaligus sosial para anggota BMT dan diharapkan bisa meluas ke masyarakat umum,” tandasnya.

Hal senada juga disampaikan Jumali, selaku Manager Maal BMT TUMANG. Menurutnya, program MKU memiliki misi mulia. Bukan saja untuk syiar agama atau keuangan syariah saja, namun juga dalam rangka menjaga jalinan silaturahim dengan para anggota. “Program MKU merupakan sisi lain dari dakwah BMT secara umum. Dengan titik tekan pada pembinaan keluarga para anggota agar memiliki pondasi akidah yang kuat,” paparnya.

Lestariawan, selaku pimpinan Kelompok MKU Al Hidayah, Salatiga menyambut dengan baik terhadap berdirinya Kajian MKU yang dipelopori oleh BMT TUMANG. Menurutnya, kajian MKU memiliki pesan positif untuk pembinaan mental, moral, akidah anggota BMT TUMANG. “Yang tak kalah penting ialah hubungan antara lembaga dengan para anggota terjalin dengan baik,” tukasnya.

Pun halnya dengan ketua kelompok kajian MKU Cabang Andong, Paiman. Menurutnya kajian MKU menjadi bagian penting dalam rangka mempertahankan komitmen apara anggota dengan BMT. “Ini strategi yang tepat guna membangun loyalitas anggota dengan pihak BMT dengan balutan pengajian,” ujarnya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top