BMT TUMANG Gelar Tebar Daging Qurban dan Pengobatan Gratis

Seperti tahun-tahun sebelumnya, setiap Idul Adha BMT TUMANG selalu mengadakan tebar hewan qurban sekaligus dirangkai dengan bakti sosial dan pengobatan gratis. Dan tahun ini, kegiatan sosial tersebut bertempat di Kompleks Masjid Al Makmur, Kalangan, Klego, Boyolali. Dalam kesempatan tersebut, BMT TUMANG membagikan daging hewan qurban ke masyarakat. Sementara untuk pengobatan gratis, BMT TUMANG bekerjasama dengan Rumah Sakit Assalam, Gemolong, Sragen.

Menurut ketua panitia tebar hewan qurban sekaligus Manager Baitul Maal BMT TUMANG, Jumali, program tebar hewan qurban dan bakti sosial merupakan agenda rutin yang telah terprogram. “Ini bentuk pengabdian sosial BMT TUMANG kepada masyarakat. Sekaligus sebagai bagian syiar dakwah kami.” ujarnya.

Bukan hanya itu, selain pembagian daging qurban dan pengobatan gratis, kegiatan tersebut juga menjadi tanda bagi pembukaan atau launching program Membangun Keluarga Utama (MKU). “Kami berharap desa ini menjadi cikal bagi terlaksananya program MKU. Untuk itu, kami mohon doa restu dan dukungannya dari semua lapisan masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu, kepala Desa Kalangan, dalam sambutannya menyampaikan terimakasihnya kepada BMT TUMANG yang telah bersedia menyelenggarakan program tebar hewan qurban dan bakti sosial di Desa Kalangan. Menurutnya, program berbasis sosial tersebut begitu membantu masyarakat. “Baik tebar daging qurban maupun pengobatan gratis merupakan kegiatan kemanusiaan yang begitu bermanfaat bagi masyarakat. Karenanya, kami mengucapkan terimakasih atas komitmen dan ‘dipilihnya’ desa kami sebagai tempat kegiatan sosial ini,” tandasnya.

Sebagai acara inti tebar daging qurban dan pengobatan gratis tersebut ialah adanya pengajian bersama Ustadz Chalim Fathul Muin. Dalam ceramahnya, Ustadz Chalim lebih menekankan agar kita, masyarakat muslim untuk lebih gemar bersedekah. Jangan sampai karakter bakhil/pelit justru ‘melekat’ dalam diri seorang muslim. “Terlalu sulit dan bahkan tidak akan mampu menghitung nikmat yang Allah SWT limpahkan kepada kita. Maka, mestinya tidak ada alasan lagi untuk tidak bersyukur dan bersikap bakhil kepada sesama. Karena itulah, dalam diri setiap muslim harus ada ‘agenda’ bersedekah,” katanya.

Bersedekah, lanjut Ustadz Chalim, bukan saja akan melapangkan hidup kita. Namun, juga akan memperlancar rezeki kita. “Kegiatan yang digagas BMT TUMANG seperti ini juga bisa dikatakan sebagai wujud syukur kepada Allah SWT. Ini patut kita contoh,” tandasnya.

Kemanfaatan kegiatan sosial tersebut tentu diakui oleh masyarakat. Salah satunya ialah Saimin. Menurutnya, kegiatan sosial yang dijalankan BMT TUMANG sangat membantu warga. Terutama pengobatan gratis. “Banyak warga yang kurang mampu begitu merasakan manfaatnya dengan adanya pengobatan gratis ini. Terima kasih BMT TUMANG dan Rumah Sakit Assalam yang telah menggelar kegiatan kemanusiaan di desa kami,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Murti. Nenek 60 tahun yang mengaku mempunyai penyakit pegal linu kambuhan tersebut mengaku senang dengan program pengobatan gratis. “Kegiatan ini sungguh mulia. Semoga BMT TUMANG dan Rumah Sakit Assalam kian sukses dan berkah,” katanya.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top