Saatnya Meluruskan Niat

Niat merupakan perkara yang amat penting dalam Islam. Sampai-sampai Rasulullah SAW mengabarkan bahwa segala amal perbuatan itu tergatung pada niat Si Pelaku. Dalam sebuah hadis disampaikan oleh sahabat Umar bin Khatab r.a. Nabi SAW yang artinya: “Sesungguhnya amalan itu tergantung niatnya dan seseorang akan mendapatkan sesuai dengan apa yang ia niatkan” (HR. Bukhari & Muslim). Oleh karenanya, para ulama memberikan perhatian cukup besar terhadap perkara niat ini.

Perkara niat inilah yang menjadi topik utama dalam Pengajian Bisnis ke-5 beberapa waktu lalu bersama Bambang Nugroho. Dalam kesempatan tersebut Bambang menyampaikan bahwa fungsi niat adalah untuk membedakan tujuan seseorang dalam beribadah. “Apakah seorang beribadah karena Allah SWT, ataukah karena selain Allah SWT, misalnya berharap pujian manusia,” ujarnya.

Ketika fungsi niat, lanjut Bambang, sudah tidak berjalan dengan benar maka fokus seseorang dalam aktivitasnya akan sedikit mengalami ‘pergeseran’. Niat itulah yang ‘menjaga’ seseorang tetap berada di ‘jalur’nya. “Makanya, untuk menjaga lurusnya niat butuh kemampuan menolak segala bentuk godaan yang bisa merubah kelurusan niat. Intinya fokus,” tandasnya.

Sementara itu, salah seorang peserta pengajian bisnis Safangat mengaku senang dengan tema yang disampaikan Bambang Nugroho. Menurutnya, kunci dari seluruh aktivitas kehidupan ialah terletak pada niatnya. Jika niatnya ‘bengkok’ maka bisa dipastikan hasil dari aktivitas tersebut kurang maksimal. “Tema ini bagus untuk mengingatkan kita betapa pentingnya memiliki niat yang lurus. Terlebih dalam urusan ibadah,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Fajar. Menurutnya, banyak orang yang di tengah perjalanan hidupnya mengalami kegoyahan. Niat yang dulunya lurus, tiba-tiba bisa berubah dalam sekejap. “Tema yang bagus sebagai pengingat. Sebab, kita tempatnya lupa dan alpha,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top