Mengubah Mindset Menuju Pebisnis Sukses

Apakah Anda ingin menjadi seorang pebisnis? Jika iya, apakah cara berfikir Anda sudah benar? Pertanyaan ini penting untuk dijawab. Pasalnya, bermula dari mindset inilah semua ‘dimulai’. Sebab, terjun ke dunia bisnis tentu bukanlah hal yang mudah. Selain karena butuh perjuangan yang keras agar bisa menjadi sukses, pendapatan yang tidak tetap pun juga membayang-bayangi seorang pebisnis.

Apalagi jika saat ini Anda sedang berada di zona nyaman, menjadi seorang pegawai di sebuah perusahaan atau instansi pemerintah. Pasti akan sangat sulit berpindah profesi menjadi seorang pebisnis, ditambah lagi jika Anda sudah punya keluarga.

Tapi jika Anda memang punya jiwa pebisnis, tentu halangan seperti itu tidak akan menciutkan. Nah, mindset seperti inilah yang sebenarnya bisa menjadi modal awal seseorang ketika akan terjun ke dunia bisnis. Dengan memiliki mindset yang benar, maka peluang Anda untuk sukses di dunia usaha akan lebih besar.

Demikian setidaknya materi inti dari Pengajian Bisnis Pengusaha Muslim Boyolali yang diselenggarakan BMT TUMANG pada 30 Mei 2016 lalu. Menghadirkan motivator nasioanl Bambang Nugroho, pengajian tersebut lebih menekankan bagaimana seorang yang ingin terjun di dunia bisnis haruslah menyiapkan beberapa hal. Di antaranya soal pola fikir atau mindset. “Kali pertama yang harus dilakukan untuk masuk ke dunia bisnis adalah merubah mindset. Jika mindset sudah ‘terprogram’ dengan benar, maka segalanya akan lebih mudah,” tandasnya.

Di hadapan ratusan jamaah dari kalangan pebisnis di Kota Boyolali dan sekitarnya, Bambang menambahkan bahwa tidak mudah untuk mengubah pola fikir. Terlebih jika selama ini kita sudah merasa nyaman dengan keadaan yang dimiliki. “Akan sulit bagi kita untuk keluar dari zona nyaman yang selama ini kita rasakan. Butuh usaha keras. Namun, mengubah pola fikir itu adalah hal pokok dan utama sebelum kita bisa memulai sebuah bisnis,” tandasnya.

Sementara itu sebelum memasuki acara inti, Adib Zuhairi selaku Direktur Utama BMT TUMANG dalam sambutannya menjelaskan bahwa tujuan dari diadakannya Pengajian Bisnis Pengusaha Muslim Boyolali adalah sebagai sarana silaturahim antar pebisnis atau pengusaha di Boyolali dan sekitarnya. Selain itu, juga sebagai sarana membangun jejaring dengan program berkelanjutan. “Visi dari kegiatan ini ialah tak hanya sekadar untuk ‘siraman’ ruhani, namun juga belajar bagaimana membangun pondasi awal dalam berbisnis,” tandasnya.

Di samping itu, pengajian yang bertempat di Aula Lantai 3 Kantor Pusat BMT TUMANG tersebut juga memiliki misi agar para pebisnis memiliki kepedulian terhadap sesama. “BMT TUMANG selaku fasilitator dari kegiatan ini sebenarnya bukan hanya berorientasi duniawi saja. Namun, juga ada pesan sosial bagi para pebisnis bahwa ada hak-hak dari penghasilan yang diperoleh untuk saudara, kaum muslimin yang kurang mampu,” ujarnya.

Rencananya, pengajian tersebut akan bergulir secara rutin dua pekanan dengan sistem coaching langsung dengan Bambang Nugroho. “Kami ingin pengajian ini menjadi embrio bagi lahirnya pebisnis yang sukses dunia akhirat. Yang bisa menularkan kesuksesan itu pada orang lain,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top