BMT TUMANG Ikuti Pelatihan Media BMT

Sangat ironi, bila BMT yang membawa misi pengembangan dan membumikan ekonomi syariah ke umat Islam tanpa menggunakan media. Karenanya, media adlah sebuah keniscayaan yang perlu dijadikan sarana untuk berdakwah ekonomi syariah.

Nah, dalam rangka untuk mewujudkan hal tersebut, Forum Baitul Maal Jawa Tengah menggelar Pelatihan Media BMT dengan tajuk: Media BMT Sebagai Sarana Dakwah Ekonomi Syariah” bertempat di Training Center Tamzis, Wonosobo, Jawa Tengah yang berlangsung pada 19-20 April 2016 lalu.

Acara yang digelar Forum Baitul Maal Jawa Tengah tersebut bekerjasama dengan Majalah Suara Muhammadiyah sebagai pengisi materi pelatihan. Sebanyak 53 peserta dari perwakilan BMT MPD se-Jawa Tengah terebut begitu antusias mengikuti jalannya pelatihan.

Zubaeri, selaku panitia sekaligus sebagai pemateri dalam sambutannya mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan pelatihan jurnalistik tersebut antara lain memberi pengetahuan dan kesadaran media bagi insan Maal BMT. Juga, untuk melahirkan insan Maal BMT yang mumpuni dan profesional dalam memberikan informasi ke umat. “Yang pasti kita akan belajar menjadi dai jurnalis ekonomi Islam, khususnya yang terkait dengan Baitul Maal BMT,” tandasnya.

Selama dua hari pelatihan tersebut, peserta diberi beberapa materi atau teori jurnalistik dan praktik. Misalnya, pengantar jurnalistik, reportase dan penulisan, ruang redaksi, fotografi hingga sharing majalah BMT.

Bayu, salah seorang peserta pelatihan jurnalistik mengaku senang dengan kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan jurnalitik bukan saja akan membangun kesadaran insan BMT terhadap ilmu pengetahuan, namun juga akan terlatih untuk menyampaikan pesan-pesan kebaikan kepada masyarakat. “Jika insan BMT melek media sekaligus mampu memproduksi, maka potensi untuk dakwa ekonomi syariah kian kuat dan terprogram dengan baik.” tandasnya.

Hal senada juga disampaikan Pariyadi. Menurutnya, pelatihan jurnalistik akan member dorongan bagi insan-insan BMT untuk memiliki media sendiri. “Sebagai lembaga keuangan mikro syariah, kita harus melengkapi diri dengan memiliki media untuk dijadikan sarana dakwah,” ujarnya.

Sementara itu, rangkaian pelatihan tersebut diakhiri dengan penutupan yang disampaikan oleh Khanif Rosyadi, selaku pengurus Baitul Maal Jawa Tengah. “Dari pelatihan ini, nantinya kita akan bangun sebuah media online yang berfungsi untuk menyiarkan kegiatan, produk BMT kita. Untuk itu, kami tunggu peran serta dari semua BMT, khususnya Baitul Maal se-Jawa Tengah” pesannya.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top